Iklan 1

Friday, June 10, 2016

Proyek Kedua: Civic Generasi Keenam! Honda Ferio tahun 1996


Moin Readers.. berbicara tentang modifikasi, nama Honda Civic tentunya masuk di daftar bahan modifikasi yang menyenangkan. Banyak rujukan modifikasi untuk setiap generasi Civic. Nah untuk Ketua Freeline Chapter Madiun, Agus Setiawan, sepertinya Civic adalah proyek favoritnya. Sempat memodifikasi Honda Grand Civic tahun 1990, bisa disebut ini adalah proyek pertama modifikasinya.

Setelah puas mendandani Honda Civic generasi keempat ini, Agus mulai berburu Civic keduanya. Honda Civic generasi keenam alias Civic Ferio yang menjadi buruannya.
Awal perjalanannya pun tidak mudah karena Agus ingin mencari Honda Civic Ferio warna putih, dan warna putih original untuk Honda Civic Ferio tergolong langka karena memang unit ini limited edition dari Civic Ferio di Indonesia. Agus pun rela berburu Civic Ferio hingga ke Jakarta.





Setelah mendapatkan hasil buruannya proyek kedua pun dimulai. Konsep awal yang dituju adalah street racing.

Dimulai dengan pengantian velg standar bawaan Honda dengan Volk Rays CE28 lebar 7/8,25 dibalut dengan ban Accelera ukuran R15/55/185 ditambah dengan cover rem Brembo. Dengan pemakaian velg beraura JDM ini tentu aneh jika suspensi dan kaki-kaki tidak dirubah.

Agus pun memboyong spring Tein pro kit, selain menurunkan ground clearence mobil, Tein juga diklaim mampu meningkatkan handling dari Ferio ini. Kaki-kaki juga diperkuat dengan penggunaan LCA set.

Untuk headlamp smoke black membuat mata belo gerio lebih galak. Grill depan, lip depan belakang memakai Type R.

Untuk buritan ditambahkan spoiler Mugen untuk menambah aura street racing.
Penambahan sensor parkir belakang juga diharapkan mampu menjaga buritan cantiknya menabrak obyek yang tidak diinginkan. Untuk kenyamanan saat berkendara, maka ditambahkan pula kaca film 3 M full di setiap kaca.



Untuk interior Agus merubah jok standar bawaan pabrik dengan jok rep Bride dan seatbelt Takata green. Warna merah dan hijaunya cukup sukses menambah aura sporty di interior. Setir menggunakan OMP Drift dengan boskit, ditambah speedometer indiglow, tachometer Pivot, dan shift knob Mugen. Untuk piranti hiburan dipercayakan dengan head unit Pioneer.

Beralih ke mesin, semua pengerjaan dipercayakan oleh bengkel Hagios Speed Madiun. Mesin standart harian kombinasi P08, kabel busi menggunakan blue thunder 4 core, oil carb Mugen, filter KNN, selang-selang mesin Samco biru, dan penambahan strut bar depan OEM Ferio untuk mengunci kedua bilah sokbreker kanan dan kiri, meningkatkan stabilitas ketika menghajar tikungan di kecepatan tinggi. Gas buang dialirkan oleh Exaust header 4-1 panjang, dan mufler fujisutbo, menjamin raungan mesin menjadi lebih galak.


Proyek kedua telah rampung, dengan total biaya modifikasi dan balik nama berkisar Rp 40 juta, dan sebuah perjalanan panjang dari berburu unit hingga dress up menjadi cantik. Jadi Readers mungkin berminat untuk berburu proyek modifikasi?

Spesifikasi :
- Mesin standart harian kombinasi head P08
- Kabel busi blue thunder 4 core
- Oil carb mugen
- Filter KNN
- Strutbar dpn oem ferio
- Selang2 mesin samco biru
- Head lamp smoke black
- Gril dpn type R
- Lips bumper type R dpn & belakang PU
- Sensor parkir belakang
- LCA set
- Velg Volk Rays CE 28 lebar 7-8.25 ban accelera, R15/55/185, cover brembo
- Spring tein pro kit
- Exaust header 4-1 panjang, mufler fujisutbo
- Spoiler mugen rep
- kaca film 3M full
- Jok rep bride
- Seat belt takata green
- Head unit pioner set
- Stir OMP drift + boskit
- Speedometer indiglo
- Tachometer pivot
- shift Knob Mugen pjg

3 comments: